Footprints as a Symbol of a Divine Guide of Souls: Focus on the Scandinavian Rock Art



 Artikel “Footprints as a Symbol of a Divine Guide of Souls: Focus on the Scandinavian Rock Art” karya Adolfo Zavaroni membahas makna simbolis jejak kaki dalam seni batu prasejarah di Skandinavia sebagai representasi dari sosok ilahi yang berperan sebagai pemandu jiwa. Dalam konteks kepercayaan kuno Eropa Utara, jejak kaki diukir bukan semata gambar estetis, melainkan simbol dari deus viator — yaitu dewa-dewa yang melakukan perjalanan dan berfungsi sebagai pengantar jiwa manusia antara dunia hidup dan dunia lain setelah kehidupan. Tokoh-tokoh seperti Odin dalam tradisi Germanik, Lugus dalam tradisi Celtic, dan Hermes-Mercurius dalam tradisi Romawi digambarkan memiliki peran serupa, yaitu mengawal dan membimbing siklus kehidupan serta regenerasi roh.


Dalam artefak seni batu Skandinavia, jejak kaki sering kali ditemukan berkaitan dengan simbol-simbol lain yang menunjuk pada siklus kehidupan, kematian, dan kelahiran kembali. Simbol-simbol tersebut meliputi perahu, roda, serta figur manusia dan hewan (antropomorfik dan zoomorfik) yang bersama-sama menggambarkan perjalanan kosmik dan metaforis jiwa. Misalnya, perahu melambangkan perjalanan dari dunia yang hidup ke alam lain, sementara dua jejak kaki yang terkadang disusun seperti bentuk roda menunjuk pada siklus regenerasi alam semesta. Hubungan ini memperkuat gagasan bahwa jejak kaki bukan hanya penanda fisik, tetapi bagian dari narasi religius dan kosmologis dalam seni batu prasejarah tersebut.


Selain itu, artikel ini juga menunjukkan bahwa konsep jejak kaki sebagai simbol pemandu jiwa muncul di berbagai wilayah Eropa—tidak hanya di Skandinavia—karena jejak kaki serupa sering ditemukan pada batu nisan atau stele pemakaman di wilayah lain. Hal ini mendukung interpretasi bahwa simbol tersebut memiliki makna religius yang luas, bukan sekadar dekorasi. Dengan demikian, jejak kaki dalam seni batu kuno memiliki fungsi ganda: sebagai representasi fisik dari permukaan yang diinjak dan sebagai simbol metafisis tentang perjalanan jiwa, kekuatan ilahi, serta hubungan antara dunia yang tampak dan dunia yang tersembunyi.

sumber:https://www.academia.edu/13424094/Footprints_as_a_symbol_of_a_divine_guide_of_souls_focus_on_the_Scandinavian_Rock_Art?utm_source=google.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi: Jejak Spiritual Menurut Tradisi Kuno dan Sufi

Jejak Spiritual dalam Krisis Identitas dan Kesehatan Mental

Meditasi Spiritual: Menjelajahi Kedalaman Rohani